7 Tips MengatasiI Putus Cinta

Putus cinta memang rasanya sakit sekali, hal ini juga membuat perasaan anda seperti orang yang ditolak, diremehkan, marah dan depresi. Mungkin awalnya anda akan menyesali mengapa anda bisa percaya kepada mantan pasangan anda dan menjalani kehidupan bersamanya. Proses ini bisa berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Hingga akhirnya anda mulai bisa menerima kenyataan dan memiliki harapan kembali. Tetapi lama kelamaan anda akan melihat bahwa dunia ini akan lebih menyenangkan daripada saat anda bersamanya. Ada beberapa trik agar anda bisa temukan solusinya dan bangkitkan semangat anda dari kesedihan tersebut.
1. Langkah awal setelah dia meninggalkan anda adalah segera hubungi orang-orang terdekat yang bisa anda andalkan. Anda tidak perlu malu untuk menceritakan kepada mereka tentang kesedihan dan penyesalan anda saat itu. Segeralah masuk ke dalam kamar tidur dan menangislah sepuasnya sambil memeluk bantal atau guling. Jika perlu anda menjeritlah karena suara keras yang anda hasilkan dapat membantu mengurangi ketegangan dan stres. Saat sejuta emosi telah puas terluapkan maka anda akan merasakan lelah.
2. Langkah kedua adalah segera bangkit dan katakan pada diri anda bahwa anda bisa atau mampu melewati semua ini. Sehingga anda tetap melakukan aktivitas rutin seperti biasanya dan bercerita kepada sahabat anda tentang kejadian yang telah menimpa anda. Tetapi jangan sekali-kali anda tergoda untuk menelponnya atau bahkan mencoba melintasi jalan di depan kantornya. Karena akan membuat luka anda semakin tidak kunjung sembuh.
3. Langkah ketiga adalah waktunya untuk membersihkan semua jejaknya dari kehidupan anda. Musnahkan semua ‘file’ tentang dirinya dari kepala anda termasuk barang-barang yang menghubungkan ingatan anda padanya. Jika anda tidak ‘tega’ untuk membuangnya maka anda bisa titipkan barang-barang tersebut pada sahabat anda untuk sementara waktu.Setelah itu, lakukan hal-hal menyenangkan dan yang bisa menghibur diri anda seperti jalan-jalan ke mal atau nonton film kartun. Anda boleh saja menangis tetapi usahakan jangan lebih dari 5 menit
4. Langkah keempat adalah berhenti meratapi diri anda sendiri. Menangis terus tidak ada gunanya dan tidak akan membuatnya kembali kepada anda. Lebih baik catat hal-hal yang menyenangkan yang ada dalam diri anda. Yakinkan pada diri anda sendiri bahwa sebenarnya anda adalah orang yang menyenangkan. Buatlah janji dengan teman lama yang pernah anda tolak ajakannya, mungkin saja dia orang yang lebih menyenangkan dari mantan anda.
5. Langkah kelima adalah jangan dengarkan ‘gosip’ tentang si dia.
Hal ini akan ada 2 kemungkinan, yang pertama adalah jika anda mendengar bahwa setelah putus cinta ternyata dia sama menderitanya dengan anda sehingga membangun harapan kosong dalam hatinya.
Yang kedua adalah jika anda mendengar dia ternyata telah berbahagia dengan perempuan lain maka secara otomatis ego anda akan memikirkan cara untuk membalas dendam. Jadi jangan anda lakukan hal tersebut.
6. Langkah keenam adalah membangun diri menjadi lebih positif. Lupakan balas dendam dan ubah kemarahan menjadi hal yang lebih positif. Seperti berkumpul dengan teman-teman atau jalan-jalan bersama keluarga. Perbanyak aktivitas yang membantu menyita perhatian anda dan jangan menggumbar kalimat bahwa semua adalah kesalahan anda. Ambil sisi positifnya, jika memang tidak ada jodoh maka anda bisa cari yang lainnya
7. Langkah ketujuh adalah ‘aktifkan’ otak dan mulailah berfikir rasional. Jangan menyalahkan dia atau menyalahkan diri sendiri karena semua orang bisa gagal termasuk membina suatu hubungan. Agar ingatan anda tidak kembali pada masa-masa indah bersamanya sebaiknya untuk sementara, hindari hal-hal yang bersifat romantisme dan syahdu. Seperti lagu bertemakan patah hati atau film-film romantis yang bisa mengetuk kesedihan anda. Bila perlu anda bersama sahabat rayakan kebebasan anda tanpa ada kekasih. Yakinkan pada diri anda bahwa hidup ini ternyata lebih menyenangkan tanpanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: