9 Tips Menjaga Kemesraan

Tak gampang menjaga kemesraan hubungan suami-istri. Diperlukan banyak kiat dan cara. Nah, apa saja yang harus dilakukan agar kehidupan rumahtangga Anda tetap mesra dan langgeng?

1.Jaga cintaSeringkali, motivasi cinta seseorang terhadap pasangan menurun seiring berjalannya waktu. Jika ini terjadi, coba cari penyebabnya dan jangan biarkan motivasi Anda mengendap di dasar hati. Ingat, cinta yang Anda tumpahkan untuk suami pasti akan memukau hatinya, dan otomatis akan membuatnya dengan tulus membalas cinta Anda, bukan?
Yang tak kalah penting, Anda harus menikmati cara Anda mencintai pasangan. Tak ada sesuatu yang akan berubah menjadi baik dan berkualitas bila Anda hanya berdiam diri. Juga, jangan malas berintrospeksi. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga agar cinta Anda tak pudar. Misalnya, pergi berduaan ke luar kota, atau sesekali bersikaplah seolah-olah Anda berdua pengantin baru yang baru saja berbulan madu.

2.Jalin kepercayaanKehidupan rumah tangga pasti akan berjalan indah bila Anda mampu menjaga dan memperbarui kepercayaan pada pasangan. Saling percaya memang salah satu kunci yang akan membuat Anda dan suami lebih nyaman dalam membina kehidupan rumah tangga. Pasalnya, dengan kepercayaan, tak bakal ada sedikit pun rasa curiga dan kebencian di antara Anda, apa pun yang Anda lakukan.
Anda juga akan membuat pasangan lebih merasa dihargai dan “dibebaskan” dari pengawasan yang tidak perlu. Kebebasan inilah yang akan membawa biduk rumah tangga Anda berlayar dengan bahagia. Jadi, tak ada alasan untuk mengabaikan perlunya saling mempercayai. Jangan lupa, selalu perbarui kepercayaan Anda itu dengan keyakinan bahwa pasangan adalah orang yang bisa dipercaya.

3.Pentingnya komunikasiKomunikasi yang berjalan baik merupakan hal lain yang mesti diperjuangkan dan selalu diperbarui. Tidak ada kemesraan tanpa komunikasi, bukan? Untuk itu, cegahlah kebuntuan komunikasi dan ciptakan cara-cara berkomunikasi yang matang dan dewasa. Semakin sering Anda menjalin komunikasi dengan pasangan, tentu akan semakin bagus bagi kelanjutan kehidupan rumah tangga.
Sebisa mungkin, jangan mengumpat, melontarkan sumpah serapah, atau kata-kata lain yang menyakitkan agar Anda dan suami nyaman. Jika ini berhasil Anda lakukan, maka Anda akan mampu menjalin suasana akrab. Yang tak kalah penting dalam hal komunikasi adalah kemauan untuk selalu mendengar apa yang diinginkan pasangan. Apa jadinya jika Anda tak pernah mau mendengarkan omongan suami? Pasti, komunikasi pun tak bakal berjalan.

4.Jangan mengikatKeterikatan akan membuat seseorang merasa tertekan. Apalagi, pada dasarnya manusia adalah pribadi yang bebas. Ia berhak menentukan pilihannya untuk hidup tenteram. Nah, agar suami merasakan indahnya makna hubungan rumahtangga, bebaskan ia dari segala keterikatan yang tidak perlu.
Biarkan ia, misalnya, berkreasi sesuai minat dan bakatnya. Atau mengembangkan diri dalam kegiatan-kegiatan sosial. Biarkan ia memaknai keberadaannya yang bebas itu tanpa mengganggu kemesraan yang telah terjalin. Kebebasan yang menyegarkan, itulah yang semestinya Anda wujudkan. Hindari kekangan, hindari kecurigaan.

5.Cobalah memberiTulus dalam memberi dan jangan sibuk memikirkan balasan adalah sikap yang sebaiknya Anda miliki, begitu pula sebaliknya dengan suami. Dengan begitu, Anda tidak akan kecewa dengan kekurangan yang ada pada pasangan.
Sebaliknya, Anda akan melihat suami sebagai pribadi yang unik dengan kelebihan-kelebihannya. Kekurangan yang sebenarnya ada tidak akan mengurangi cinta Anda. Sikap seperti ini akan membuat Anda akhirnya lebih banyak “memberi” daripada “menerima” dalam hubungan dengan suami. Dengan lebih banyak memberi, pintu cinta pasangan pun akan lebih gampang terbuka. Jaga dan perbarui ini setiap saat. Semakin banyak Anda memberi, maka akan semakin indah pula kehidupan rumahtangga Anda.

6.Selalu cari solusiTidak gampang menyerah setiap kali menghadapi masalah adalah salah satu kiat agar rumah tangga berjalan harmonis. Tentu, Anda harus selalu menjaga dan memperbarui komitmen ini. Cobalah untuk selalu berupaya menyelesaikan masalah yang ada dengan suami. Jadilah pemecah masalah, bukan pembuat masalah.
Dengan demikian, apa pun masalah yang muncul, akan dapat Anda tanggulangi berdua. Anda berdua seia sekata menjawab tantangan hidup dengan sikap dewasa dan tegar. Jangan mudah menyerah dan selalu belajarlah mengatasi masalah. Yang tak kalah penting adalah selalu mengambil hikmah dari setiap masalah yang muncul.

7.Berbagi soal keuanganMasalah keuangan seringkali menjadi pemicu kerenggangan hubungan suami-istri. Nah, Anda harus sepakat untuk membuang jauh-jauh sikap tersebut. Uang memang penting, tapi bukan segalanya. Jika ini Anda sepakati dengan suami, hubungan Anda berdua pasti akan lebih mesra, dan rumahtangga pun berjalan langgeng.
Tentu, dibutuhkan banyak upaya agar Anda bisa mengambil sikap ini. Misalnya, tidak egois dalam hal berbagi rezeki. Peran Anda berdua sama besar, tidak ada alasan saling menutup diri dalam hal “bagi-bagi” rezeki, bahkan saling “menyembunyikan” harta yang telah diperoleh, khususnya bagi Anda yang sama-sama bekerja. Kecurangan kecil yang Anda lakukan dapat berakibat rusaknya kemesraan yang telah Anda jalin. Sama-sama berusaha dan sama-sama menikmati. Jangan pelit.

8.Tanamkan empatiSaling memahami juga menjadi kunci penting kemesraan hubungan suami-istri. Hubungan akan berjalan mulus jika Anda mampu memahami keinginan pasangan. Dengan memahami pasangan seperti halnya Anda memahami diri sendiri, Anda akan menjauhkan diri dari sikap takabur dan menang sendiri. Sebaliknya, Anda akan memiliki rasa empati.
Kualitas hubungan akan selalu terbarui dengan empati yang tulus. Anda akan senantiasa menghargai pribadi pasangan dan tidak terjebak untuk melecehkannya. Anda juga akan selalu menjaga perasaan pasangan agar tidak terluka. Semua itu dapat Anda lakukan dengan empati. Tanamkan selalu sikap ini di dalam setiap bentuk hubungan Anda dengan pasangan. Dan, perbaruilah setiap saat.

9.Jadilah sahabat terbaikMenjadi sahabat terbaik menjadi kunci lain terbinanya kemesraan hubungan suami-istri. Ingat, hanya sahabat terbaiklah yang mampu merasakan setiap suasana hati kita. Untuk itu, jika Anda mampu menjadi sahabat terbaik pasangan, segala suasana hati pasangan akan Anda pahami seutuhnya.
Anda tidak akan meninggalkan pasangan disaat ia mengalami kedukaan. Begitu pula ketika pasangan bahagia, Anda turut merasakannya. Di segala suasana hati, Anda akan selalu dekat dengan pasangan. Tidak akan ada hari yang terlewatkan tanpa cinta kasih dan kemesraan yang tulus, karena Anda adalah sahabat terbaik pasangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: