Tips Menyiasati Hubungan Jarak Jauh

Pacaran jarak jauh memang kerap menimbulkan masalah. Bahkan yang sepele pun bisa menjadi besar karena komunikasi yang tidak memadai. Walupun di zaman yanag serba canggih sekarang banyak teknologi yang bisa membantu komunikasi antar manusia bahkan yang berlainan negara sekalipun, tetapi tetap saja yang namanya hubungan jarak jauh itu lambat laun akan menimbulkan kejenuhan dan rasa putus asa. Lain hal kalau Anda dan pasangan menjalani hubungan ini dengan fondasi yang kokoh dan rasa percaya yang besar, pasti hitungan tahun pun akan berlalu tanpa terasa.
Kunci hubungan jarak jauh yang pertama adalah iman. Bohong jika ada yang mengatakan hubungan jarak jauh tidak akan memancing rasa kangen. Disaat seperti ini biasanya mental kita dan pasangan diuji, sejauh mana kita dapat memegang janji untuk saling setia. Dengan iman yang kuat, kendati rasa jenuh dengan hubungan yang dijalani datang pasti kita tetap dapat memegang teguh kepercayaan yang telah diberikan pasangan.
Selain itu juga kejujuran memegang peranan yang sangat penting dalam hubungan jarak jauh. Meskipun terkesan remeh, biasakanlah diri Anda untuk selalu menceritakan kegiatan sehari-hari dengan pasangan dan begitu pula sebaliknya. Meskipun mungkin apa yang diceritakan tidak bisa dipahami dengan mudah, paling tidak siapa saja yang ada disekitar Anda dan pasangan juga apa saja kegiatan masing-masing dapat diketahui untuk menimbulkan rasa curiga dan cemburu. Cemburu memang tanda cinta, tetapi jika terus-terusan terjadi pasti lambat laun Anda pun akan jengah juga.
Sesekali memberikan kejutan kepada pasangan juga tidak ada salahnya. Misalnya, belikan Ia sesuatu yang sedang dibutuhkan dan bungkus dengan cantik kemudian jika memang tidak memungkinkan untuk dikirim sendiri (dengan datang sendiri tentunya akan jadi kejutan plus untuk dia), kirim saja lewat pos beserta surat dengan tulisan tangan Anda sebagai wujud cinta dan alternatif untuk memberikan penyegaran dalam hubungan Anda berdua karena ibarat tanaman, jika tidak pernah disiram dan dipupuk dengan kasih sayang hubungan pun akan mati karena “layu”
Yang terakhir adalah sabar. Meskipun terdengar klise, tetapi yang terakhir ini adalah yang paling berat. Manusiawi jika Anda merasa kangen, jenuh, capai bahkan sampai frustasi karena sekian lamanya berpisah dengan pasangan. Belum lagi konflik-konflik yang ada pasti akan sangat menguras emosi. Tetapi sekarang semuanya kembali lagi ke Anda berdua, apa yang menjadi target dalam hubungan yang telah dijalani? Dengan banyak bersabar, hitungan tahun sekalipun tidak akan terasa jika Anda terus berpikir positif dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: